hiderblog

hiderblog

Cara Mudah Agar Ikan Bandeng Cepat Besar Dan Cepat Panen

Salam Sukses Satu Usaha Bertambak Ikan Bandeng !!


  Saat ini potensi usaha ikan bandeng memang sedang menggeliat naik dan harga juga cenderung stabil setelah beberapa periode agak naik turun harganya, apalagi sejak bencana Covid19 melanda seluruh daerah penghasil bandeng di indonesia. 

  

Setiap pembudidaya ikan bandeng pasti tidak ingin mengalami kegagalan panen karena ikan bandeng lama besar atau menghadapi resiko penyakit. Dengan melihat kondisi tersebut, dulur - dulur petambak bandeng dapat memperkecil resiko kegagalan panen ikan bandeng dengan memperhatikan prosedur budidaya ikan bandeng yang baik dan mudah, yang dimulai dari tahapan pengolahan lahan tambak bandeng , penebaran nener bandeng , dsb. 

Jika Anda tertarik untuk menjalankan budidaya ikan bandeng air tawar atau payau, maka Anda perlu tahu cara budidaya ikan bandeng yang tepat. Penerapan cara budidaya bandeng yang tepat guna untuk menghasilkan bandeng dengan kualitas yang baik, cepat besar dan menguntungkan dari sisi kecepatan waktu panen.

  Sebelum Kita memulai sesi diskusi lebih detil dan paling lengkap tentang cara budidaya ikan bandeng yang cepat besar, Marilah kita lihat beberapa tahapan mudah dan simple dari budidaya ikan bandeng di tambak udang tradisional (sesuai pengalaman Kami), yaitu :

  • Pematang tambak bandeng harus dibuat kokoh, karena fungsi pematang tambak adalah menahan air di dalam tambak dan juga menahan dari masuknya air laut pasang. Karena itu, pematang harus diperbaiki setiap akan digunakan budidaya. Kegiatan ini meliputi penambalan kebocoran dan meninggikan dinding pematang tambak
  • Dasar tambak budidaya ikan bandeng biasanya adalah tanah. Oleh sebab itu, dalam persiapan tambak bandeng harus dilakukan pengelolaan tanah dasar agar pakan alami bandeng (klekap) dan juga plankton dapat tumbuh subur yang akan menjadi pakan utama nener bandeng sejak awal tebar.
  • Pengeringan tanah dasar tambak bertujuan untuk membunuh hama di dasar. Pengeringan dengan mengeluarkan semua air dalam tambak kemudian dilakukan penjemuran dibawah sinar matahari. Proses pengeringan ini sebaiknya sampai kondisi tanah dasar tambak pecah - pecah dan kering. Kemudian lakukan pembalikan tanah dasar tambak pakai cangkul atau alat berat dengan kedalaman sekitar 25 cm. Kemudian di keringkan lagi dibawah sinar matahari selama 4 - 5 hari atau benar - benar kering dan pecah.
  • Setelah kering, langkah selanjutnya lakukan pengapuran dan pemupukan. Tujuan pengapuran adalah mempertahankan kestabilan derajat keasaman (pH) tanah dasar tambak dan air, serta memberantas hama penyakit. Proses pengapuran yang baik adalah menggunakan kapur Dolomit yang di campur sedikit Kaptan pertanian.
  • Pemupukan yang baik bertujuan selain untuk meningkatkan kesuburan tanah dasar tambak juga sebagai antibiotik tanah dasar tambak serta dinding tambak dari segala virus dan jamur penyakit. Selain itu , tujuan pemupukan utamanya adalah menciptakan plankton dan alga sebagai pakan alamiah nener bandeng dan juga ikan bandeng dewasa agar lebih cepat besar sesuai harapan dan panen di waktu yang singkat dan sangat menguntungkan bagi para petambak. Anda dapat menggunakan pupuk Urea atau Ammonium sulfate (ZA) sebanyak 50-100  kg/ha. Tapi untuk hasil yang lebih bagus juga lebih subur dalam menumbuhkan plankton / alga alami, plus sebagai antibiotik kolam tambak secara menyeluruh, Kami sarankan pemupukan dengan produk tambak Kami yaitu TON (Tambak Organik Nusantara). Dengan dosis 3 kg/ha di awal pemupukan / proses pengeringan tambak bandeng.  
  • Kegiatan berikutnya adalah memasukkan air ke dalam kolam tambak dengan cara bertahap melalui saringan halus yang berbentuk kantong dan diikatkan pada pintu air kira-kira 10 cm - 20 cm sesuai dengan pipa atau selang yang Anda miliki. Setelah air masuk di ketinggian 10 cm - 15 cm atau setinggi mata kaki orang dewasa, lakukan lagi pemupukan dengan TON sebanyak 1 kg + urea sebanyak 45 kg ditambah 45 - 55 kg pupuk TSP untuk tiap hektar
  • Jika klekap dan plankton belum mulai tumbuh pada saat pengenangan air yang pertama, sebaiknya lakukan pemupukan dengan sedikit urea. Maka saat akan mulai tumbuh dan menutupi semua permukaan dasar tambak.
  • Selanjutnya tinggi air tambak secara bertahap hingga ketinggian 20 cm di atas permukaan kolam. Diamkan selama 6 - 10 hari sebelum tebar nener bandeng. Setelah klekap dan plankton tiumbuh dan warna air sudah berubah menjadi hijau muda atau coklat muda, kemudian masukkan air baru yang dari penampungan ke dalam kolam budidaya dengan ketinggian 80 cm. Diamkan dulu selama 2 hari, selanjutnya masukkan nener bandeng dengan cara aklimatisasi suhu air kolam tambak terlebih duahulu selama 10 - 20 menit. Tujuan dari proses aklimatisasi ini adalah agar nener bandeng tidak stress dan mati saat masuk ke kolam budidaya.
  • Pemberian pakan tambahan dilakukan ketika persediaan makanan alami yaitu klekap dan plankton di dasar tambak mulai menipis. Untuk info saja, agar ikan bandeng cepat besar sesuai target waktu panen, biasanya selain menumbuhkan plankton / klekap alami yang Kita dapatkan secara teratur lewat pemupukan TON selama proses budidaya berlangsung, untuk pakan tambahan setidaknya bisa menghabiskan sekitar 300 kg pakan pelet tenggelam selama 30 hari jelang panen. Dan Saran Kami, untuk pakan tambahan yang baik dan juga mengandung hormon pemacu pertumbuhan yang cepat dan juga mampu memaksimalkan kualitas pakan ikan  bandeng itu sebaiknya pakan dicampurkan HORMONIK (produk khusus campuran pakan dan air tambak Kami). Hasilnya sudah banyak terbukti di berbagai daerah penghasil ikan bandeng. 
  • Pemberian pakan dilakukan ketika bobot bandeng mencapai 150 - 200 gram per ekor. Tujuannya untuk memacu pertumbuhan dan menambah gemuk agar bandeng cepat mencapai size panen. Untuk itulah nutrisi air kolam tambak bandeng seperti TON dan campuran pakan bandeng seperti HORMONIK sangat diperlukan untuk memacu pertumbuhan dan pembesaran sehingga proses panen ikan bandeng Dijamin bisa lebih cepat daripada waktu normal yang tanpa menggunakan kedua produk berkualitas tadi.


Okey , setelah proses budidaya ikan bandeng yang singkat tadi diatas, selanjutnya mari Kita budidaya ikan bandeng dengan cara yang lebih detil dan lebih lengkap sesuai pengalaman Kami selama bertambak ikan bandeng dan juga hasil pendampingan Kami di berbagai petambak ikan bandeng dari berbagai daerah di Indonesia.


BUDIDAYA IKAN BANDENG YANG MUDAH DAN CEPAT BESAR PANEN OPTIMAL

Semoga panduan ini dapat membantu Anda untuk digunakan sebagai panduan budidaya bandeng yang sukses dan cepat besar.

A. Persiapan & Pengeringan Kolam Tambak Ikan Bandeng

  Persiapan kolam yang dilakukan dengan tepat berguna untuk menciptakan lingkungan hidup yang sesuai dengan kriteria hidup ikan bandeng.


Ada beberapa jenis tempat budidaya yang bisa Anda pilih sesuai dengan kemampuan, kondisi lingkungan sekitar, sesuai budget Anda, dan sesuai pengalaman Anda. 

Kolam yang bisa digunakan seperti kolam tambak di pinggir pantai, kolam terpal, dan karamba di laut. Masing-masing jenis kolam dan jenis budidaya tadi sudah tentu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.


  Kalau Anda memilih budidaya ikan bandeng di tambak, maka ada beberapa langkah dalam persiapan kolam yang akan Anda gunakan seperti pembersihan kolam dari endapan lumpur, pengeringan, pemberian kapur, penambahan pupuk, dan pengisian air.


  Periode awal proses persiapan kolam yang dimulai dari sisa siklus sebelumnya adalah pengeringan dan saponin. Tujuan dari saponin ini adalah untuk menghilangkan sisa sampah kotoran bandeng periode sebelumnya, sisa hama , sisa virus, sisa keong, dsb yang masih tertinggal di dalam kolam tambak bandeng. 

  • Tiga hari setelah penebaran saponin, tebarkan pupuk TON + Urea + Dolomit dalam tanah dasar tambak.
  • Setelah itu, tebarkan potongan-potongan kecil batang pisang secara merata.
  • Isi tambak dengan air. Aliri air di tambak cukup sampai bagian tengahnya becek. Sebaiknya, gunakan saringan agar ikan-ikan lain tidak ikut masuk.
  • Tebarkan pupuk TON (untuk konservasi tanah) sebanyak 3 kg/ha atau pupuk untuk kesuburan tanah misalnya SUPERNASA dengan porsi 4 sdm / 1 liter air kolam tambak.
  • Masukkan air ke lahan tambak sampai ketinggian 30 cm dari sisi tambak (biasanya sisi tambak lebih dalam dari pada bagian tengah).
  • Biarkan pupuk organik bereaksi dalam jangka waktu sekitar 4 - 5 hari.
  Untuk proses sebelum saponin, sebaiknya lakukan pengeringan dan pembalikan tanah terlebih dahulu yang tujuannya adalah supaya gas beracun di dasar kolam dapat terangkat. Selain itu, pengeringan juga berguna untuk mematikan berbagai patogen yang hidup di dasar kolam.

  Pengeringan dilakukan dengan cara menyedot air kolam sampai habis kemudian didiamkan selama beberapa minggu supaya kolam benar-benar kering. Waktu pengeringan bisa sekitar 3 - 4 minggu bergantung dari kondisi cuaca saat pengeringan. Setidaknya sampai permukaan tanah dasar kolam pecah pecah dan benar-benar kering. 

  Setelah kering dan permukaan tanah pecah - pecah, sebaiknya segera lakukan pembalikan tanah dengan cangkul dengan kedalaman 25 Cm - 35 Cm, hingga tanah yang sebelumnya di bagian atas menjadi di bagian bawah. Lalu bagian dinding pematang tambak juga sebaiknya di berikan tambahan tanah baru , yang gunanya selain menutup lobang tempat hidup patogen juga berguna untuk mensterilkan dinding pematang kolam tambak.


- Pengapuran Yang Baik

  Setelah tanah terbalik semua, lakukan pengapuran dengan kapur Dolomit (CaCO3) dan juga TON di seluruh permukaan tanah dasar kolam tadi sampai benar - benar merata.
Pemberian kapur pertanian berfungsi untuk meningkatkan tingkat keasaman tanah atau pH tanah, mempercepat penguraian bahan organik yang akan ditambahkan, dan mengendalikan hama patogen berbahaya bagi ikan bandeng supaya ikan tidak mudah terserang penyakit.

- Pemupukan & Pertumbuhan Plankton 

  Selain klekap, plankton adalah pakan alami ikan bandeng. Pemberian pupuk organik ke dalam kolam tambak berguna untuk menambahkan jumlah fitoplankton yang merupakan pakan ikan bandeng muda. Kapur dolomit yang telah ditambahkan sebelumnya, berguna untuk membantu mempercepat penguraian pupuk organik ini. Untuk pupuk organik khusus tambak ikan bandeng yang terbaik adalah produk TON (Tambak Organik Nusantara) dari produk perusahaan Kami.

Kegunaan lain dari TON (Tambak Organik Nusantara) dengan dosis 3 kg/ha ini adalah untuk menjaga kualitas kesehatan air tambak ikan bandeng dan bahan utama pengurai alami dari sampah dan asam amonia sisa kotoran bandeng serta sisa pakan bandeng yang tidak habis dimakan atau tidak di urai oleh tanah dasar kolam. Selain itu kegunaan TON (Tambak Organik Nusantara) ini adalah untuk menyuburkan tanah/lumpur dasar kolam bandeng dan juga menjaga suhu air ataupun membantu menjaga kesehatan air kolam bandeng dari virus  penyakit yang biasanya ada di dalam air kolam.

  Pemberian TON (Tambak Organik Nusantara) secara rutin selama proses budidaya berlangsung selama ini Sudah Sangat Terbukti mampu membantu mempercepat pertumbuhan ikan bandeng , membantu ikan bandeng tetap sehat hingga bisa di panen sempurna sesuai target awal, dsb. Dengan kata lain, TON (Tambak Organik Nusantara) ini bisa di berikan saat tambak bandeng sudah berisi air dan juga sudah berisi ikan bandeng.

  Selain TON (Tambak Organik Nusantara), Anda juga bisa memberikan pupuk kimia seperti ZA, urea, dan TSP. Pemberian pupuk ZA sebaiknya dilakukan pada saat kolam masih kering (pengeringan). Dosis pupuk ZA yang diberikan adalah sekitar 50 - 100 kg/ha. Sedangkan pupuk urea dan TSP diberikan saat kolam sudah terisi air. Urea diberikan sebanyak 45 - 50 kg/ha sedangkan TSP diberikan sebanyak 50 - 60 kg/ha.

- Pengisian Air Dalam Tambak

  Proses pengisian air dapat dilakukan langsung satu kali atau dua kali. Jika Anda berencana untuk mengisi air selama 2 kali, maka Anda bisa mengisinya dulu sampai setinggi 30 cm, kemudian di diamkan selama 1 minggu (idealnya). Bisa langsung Anda masukkan TON (Tambak Organik Nusantara) ke dalam kolam sambil mengelilingi kolam tambak bandeng agar proses pemberiannya benar - benar merata. Tujuannya adalah supaya fitoplankton dapat tumbuh terlebih dahulu. Setelah 1 minggu, kemudian Anda baru bisa mengisi kolam dengan air sampai penuh. Kedalaman kolam yang ideal adalah sekitar 80 - 90 cm.

  Setelah terisi air dalam kolam, sebaiknya lakukan pengurukan pH air ,salinitas air dan suhu air tambak agar nanti saat nener bandeng masuk ke kolam tambak kondisinya sesuai dan tidak membuat nener bandeng stres. 


B. Pemilihan Nener (Bibit) Ikan Bandeng Yang Baik

  Apabila Anda tidak memijahkan ikan bandeng sendiri yang berasal dari proses budidaya sebelumnya, maka pemilihan bibit ikan bandeng adalah hal yang harus Anda prioritaskan,  karena hal ini memegang peranan yang cukup penting dalam keberhasilan usaha tambak bandeng selanjutnya. Bibit ikan bandeng yang berkualitas akan memberikan hasil panen yang sangat cepat dan berkualitas. Anda bisa membeli bibit ikan bandeng atau nener dari balai pemerintah terutama di balai perikanan ataupun di pembibit yang sudah Anda kenal juga sudah memiliki ijin resmi sebagai pembibit ikan bandeng.


  Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih bibit ikan yaitu ukuran, kelincahan dan kondisi kesehatannya. Usahakan untuk memilih nener ikan bandeng dengan ukuran yang seragam supaya Anda bisa mendapatkan hasil panen yang seragam pula dari segi ukuran. Kondisi kesehatan nener ikan bandeng dapat dilihat dari pergerakannya yang aktif. Ikan bandeng adalah ikan yang aktif sehingga nener yang sehat juga akan bergerak aktif.

Jika Anda merasa sudah dapatkan nener dengan kondisi yang sesuai, proses selanjutnya adalah memikirkan masalah populasi ikan dalam kolam tambak dan cara penebaran nener ikan bandeng ke dalam kolam tambak. Dalam budidaya ikan, semakin banyak nener yang disebar, tidak  akan menjamin hasil panen akan meningkat karena nener yang terlalu banyak dapat menyebabkan kolam dalam kondisi over populated yang berdampak pada persaingan pakan, persaingan oksigen, dan kemungkinan penyebaran penyakit dengan cepat. Dengan kata lain, kepadatan tebar nener bandeng sangat mempengaruhi kecepatan dan keberhasilan usaha budidaya tambak ikan bandeng Anda. Meskipun padat tebar nener setiap tambak pasti berbeda - beda setiap di lihat dari kondisi tambak bandeng yang ada kincir / tidak ada kincie dan pengalaman petambak bandeng itu sendiri. 

  Karena ikan bandeng adalah ikan yang aktif berenang dan memiliki ukuran yang cukup besar, maka perlu untuk memberikan ruang gerak yang cukup untuk tiap ekor ikan bandeng bergerak bebas aktif. Setidaknya, usahakan terdapat ikan bandeng tidak lebih dari 3 - 5 ekor untuk setiap 1 m2. Tapi jumlah padat tebar itu akan berbeda dengan tambak ikan bandeng yang sudah menggunakan kincir atau tambak bandeng yang sudah intensif, yang idealnya berisi 5 - 7 ekor per m2.

Penebaran nener ikan bandeng juga harus dilakukan dengan tepat. Sebelum menebar nener bandeng, sebaiknya lakukan aklimatisasi pada nener yang akan disebar. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan kondisi nener dengan kondisi kolam yang baru sehingga nener ikan bandeng tidak mengalami stress karena lingkungan yang berbeda dengan kondisi awal.

C. Pakan Ikan Bandeng Yang Baik
  
  Sebenarnya ada beberapa pilihan pakan yang dapat diberikan kepada ikan bandeng mulai dari pakan buatan hingga pakan alami. Pemberian pakan harus tepat dosis dan tepat waktu supaya tidak terjadi kelebihan pakan yang akan berdampak pada sisa pakan yang bisa mengendap di dasar kolam tambak. Endapan ini berefek jadi asam amonia di dasar kolam tambak dan juga sampah beracun di dasar lumpur kolam tambak yang bisa juga menimbulkan gas-gas berbahaya bagi ikan dan sebagai tempat hidup patogen berbahaya yang menjadi sumber penyakit bagi ikan bandeng..

Dosis pemberian pakan yang baik adalah sekitar 5% dari total berat tubuh ikan dan diberikan selama dua kali dalam satu hari. Tetapi akan berbeda ceritanya jika Anda berniat mempercepat pertumbuha ikan bandeng, bisa 3 kali pemberian pakan dalam sehari. Akan beda lagi jika tambak ikan bandeng Anda adalah tambak intensif atau tambak kincir. Pemberian pakan bisa dilakukan pada pagi dan sore hari. Hal ini sesuai dengan siklus hidup ikan bandeng di alam dimana ikan bandeng akan mencari makan hanya pada pagi dan sore hari. Pemberian pakan juga tidak boleh berlebihan supaya tidak menimbulkan endapan dan agar Anda bisa menekan biaya yang dikeluarkan selama budidaya ikan bandeng.

  Banyak pembudidaya ikan bandeng masih selalu dengan informasi bahwa pakan ikan bandeng harus berprotein tinggi supaya daging yang dihasilkan lebih banyak dan agar ikan bandeng lebih cepat tumbuh besar. Tetapi beberapa fakta di lapangan dan juga penelitan terbaru justru menunjukkan bahwa untuk mendapatkan hasil daging ikan bandeng lebih banyak dan lebih padat, ternyata pakan ikan bandeng tidak harus berprotein tinggi. Sebagai gantinya, kadar protein sebaiknya diturunkan dan justru kadar karbohidrat lebih ditingkatkan lagi.

  Kecuali yang Anda kejar adalah percepatan pembesaran saja, maka pakan yang di berikan dan juga Vitamin Khusus Ikan bandeng yang di berikan memang yang banyak mengandung protein dan lemak. 
Bisa juga dalam campuran pakan bandeng di campur Yakult, kuning telur dan bawang putih.

Tujuan lain dengan pemberian campuran pakan tadi adalah untuk penghematan pengeluaran biaya pakan.

D. Penyakit Yang Sering Menyerang Ikan Bandeng

Meskipun ikan bandeng terkenal memiliki ketahanan fisik yang tinggi, tetapi ikan bandeng muda masih memiliki fisik yang rentan terkena serangan virus dan penyakit. Penyakit yang paling sering terjadi pada ikan bandeng muda adalah bintik merah / vibriosis dan fin rot (busuk sirip).


Vibriosis (Bintik Merah) adalah penyakit bintik merah pada ikan bandeng yang disebabkan oleh patogen Hermorragic septicaemia. Penyakit ini menyerang di hampir semua jenis ikan budidaya baik air tawar, air payau, dan air laut. Cirinya adalah ikan mengalami penurunan nafsu makan, kulit menjadi lebih pucat dari biasanya, perut membengkak, dan berwarna kemerahan. Terkadang ada bintik - bintik berwarna merah di tubuh bandeng.

Biasanya jika penyakit bintik merah ini tidak segera di tangani, dalam hitungan hari akan diikuti oleh penyakit busuk sirip atau sering di sebut Fin Rot. 
Fin rot ditandai dengan kerusakan kulit dengan warna kemerahan atau putih yang terjadi karena infeksi jamur. 
Pencegahan kedua penyakit ini dapat dilakukan dengan cara memberikan tambahan asupan vitamin C dan mikro mineral ke dalam pakan, menghindari terjadinya stress pada ikan, menjaga kebersihan / sterilisasi kesehatan / Anti Jamur - Virus dalam lingkungan kolam tambak bandeng dengan pemberian TON (Tambak Organik Nusantara) yang di campur sedikit Kaporit , dan menjaga populasi ikan supaya tidak berlebih atau terlalu padat.

Kenapa harus TON (Tambak Organik Nusantara) untuk bertambak ikan bandeng yang menguntungkan ??!

Sebab TON (Tambak Organik Nusantara) sangat bagus dan sudah banyak memberi bukti sehingga sampai saat ini masih banyak petambak ikan bandeng selalu pesan TON (Tambak Organik Nusantara) langsung kepada Kami !

Manfaat TON (Tambak Organik Nusantara) :
  1. Memperbaiki kelestarian lingkungan tambak dengan cara memberikan berbagai mineral yang dibutuhkan oleh udang dan ikan bandeng.
  2. Mengikat logam-logam berat yang dapat membahayakan kelangsungan hidup bagi ikan bandeng atau udang.
  3. Memberikan semua jenis unsur makro maupun unsur mikro lengkap untuk mempercepat pertumbuhan plankton yang merupakan sumber pakan alami untuk udang dan ikan bandeng.
  4. Pupuk organik penyubur tambak ini juga bisa membantu menguraikan senyawa kekal komplek berbahaya dan beracun, seperti: sisa pakan yang tidak habis, sisa kotoran, asam laktat, asam amonia, H2S, dsb.
  5. Membantu sistem pencernaan udang dan ikan bandeng mejadi lebih sehat.
  6. Membantu dan merutinkan molting udang juga membantu percepatan pertumbuhan ikan bandeng.
  7. Meningkatkan pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh udang dan ikan deng dari berbagai resiko serangan virus , jamur , bakteri penyakit.
  8. Membantu menciptakan dan mempertahankan ekosistem air tambak ikan bandeng dan tambak udang yang seimbang, kondusif dan merata .
  9. Membantu terhadap berkembang biaknya mikro organisme yang memiliki manfaat terhadap lingkungan tambak maupun terhadap pertumbuhan udang atau ikan bandeng.

E. Panen Bandeng Tepat Waktu Dan Sesuai Target Ukuran

  Proses pemanenan ikan bandeng bisa dilakukan apabila ukuran ikan bandeng sudah sesuai dengan kriteria pasar. Biasanya ikan bandeng yang dijual berusia 5 - 6 bulan dengan bobot sekitar 0,5 kg per ekor. Dan proses budidaya bisa di percepat lagi dan lebih menghemat waktu juga biaya jika Anda perlakukan pemberian TON (Tambak Organik Nusantara) untuk air tambak serta di tambah untuk campuran pakan yaitu HORMONIK dan VITERNA.

  Melalui teknik budidaya ikan bandeng yang tepat dan pemberian nutrisi khusus air tambak bandeng yaitu TON (Tambak Organik Nusantara), dan di pacu pertumbuhannya dengan Hormon Pemacu yaitu HORMONIK serta suplemen penambah nafsu makan ikan bandeng paling bagus yaitu VITERNA yang dicanpurkan ke dalam pakan bandeng, maka Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal karena pertumbuhan ikan bandeng sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar dan pakan yang diberikan.

Semoga cara budidaya ikan bandeng yang cepat besar ini bermanfaat bagi semua sahabat petambak bandeng dimanapun berada.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMESANAN TON (Tambak Organik Nusantara) + HORMON PEMACU + VITAMIN NAFSU MAKAN Ikan Bandeng , silahkan Langsung Hubungi :
- NAMA            :  Agus Setiawan
- No. HP / WA    : 0822 2151 6031
- Channel Youtube   :  http://www.youtube.com/c/AGUSSETIAWANTV
- Facebook   :  http://www.facebook.com/agussetiawan
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
#agussetiawantv #carabudidayaikanbandeng #agarbandengcepatbesar #petambakbandeng #vitaminbandengcepatbesar #obatbandengcepatbesar #penyakitbandeng #tambakbandeng
#Ton #tonanasa #hargatonnasa #tambakbandeng #budidayabandeng #budidayabandengnasa

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mudah Agar Ikan Bandeng Cepat Besar Dan Cepat Panen"

Posting Komentar