hiderblog

hiderblog

Pupuk pembesar Buah Sawit Terbukti Bagus Panen Meningkat


Para pemilik kebun sawit ataupun para sedulur petani sawit di berbagai daerah selalu memiliki harapan agar tanaman sawit mereka tumbuh subur dan sehat kemudian mendapatkan hasil buah yang banyak. Tetapi tidak mudah mendapatkan semua itu karena perbedaan tekstur tanah, iklim dan pH tanah setiap daerah.

Banyak yang sudah menggunakan berbagai macam pupuk makro ataupun pupuk mikro di kebun sawit mereka, tetapi hasil yang didapatkan belum sesuai harapan ataupun belum seperti apa yang mereka lihat dari promosi pupuk tersebut. Memang harus diakui bahwa pemupukan secara organik memang tidak langsung mendapatkan hasil setelah 1 - 2 bulan pemakaian, tetapi bisa Kami jamin bahwa dengan penggunaan pupuk organik khusus sawit dari NASA ini sudah banyak memberikan bukti dan membantu para sedulur petani sawit untuk mendapatkan hasilnya setelah minimal 3 bulan sejak pemupukan pertama kali.

Lalu, bagaimana tahapan dalam budidaya kelapa sawit yang baik dan benar dengan pemupukan pupuk NASA ini?

Cara ini sudah diterapkan oleh salah satu mitra NASA dan terbukti bisa meningkatkan hasil panen dan keuntungan hingga 300% jika dibandingkan dengan pupuk lainnya. Untuk memahaminya dan mengaplikasikannya di kebun sawit milik sedulur sema, 
mari Kita simak point-point penting dalam budidaya kelapa sawit organik mulai dari pemilihan bibit unggul, jarak tanam, perawatan dan pemanenan lalu pasca panen.

Potensi kelapa sawit ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar Indonesia tetap bertahan sebagai negara penghasil minyak sawit  terbesar di dunia bisa dipertahankan. Perbaikan usaha budidaya kelapa sawit harus terus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh stake holder dan petani kelapa sawit.
Apalagi harga sawit saat ini sedang bagus dan akan selalu naik tinggi. Selain itu, masih banyak manfaat buah sawit untuk kebutuhan masyarakat.  
Tetapi para petani sawit banyak dihadapkan kendala dalam proses budidaya kelapa sawitnya yaitu :
- Kondisi lahan / tanah keras dan kekurangan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman sawit
- Mendapatkan banyak buah pasir
- Kurangnya peningkatan jumlah buah sawit dan kurang besarnya ukuran buah sawit yang dihasilkan
- Mengalami trek sawit
- Kurang suburnya pohon sawit 
- Beberapa kekurangan dan beberapa kendala lain yang di hadapai para petani sawit dalam budidaya kelapa sawitnya

Solusi Sederhana yang murah tetapi sudah banyak terbukti mampu mengatasi semua kendala tersebut diatas sekaligus mampu meningkatkan hasil produksi buah sawit per pohon kelapa sawit yang sudah Kami lakukan selama ini pada beberapa petani kelapa sawit ataupun kepada beberapa pengusaha pemilik kebun sawit di beberapa daerah di Indonesia. Kami sudah melakukan banyak pendampingan teknis budidaya kelapa sawit yang menguntungkan ke beberapa daerah.

Untuk Memperbaiki kualitas kelapa sawit dan dapat mendapatkan hasil panen buah sawit yang sesuai harapan bisa dimulai dengan beberapa cara budidaya Kami berikut ini.

1. Syarat Tumbuh Kelapa Sawit
Cara budidaya kelapa sawit yang utama yaitu dengan memenuhi syarat tumbuh kelapa sawit. Dengan memenuhi syarat tumbuh kelapa sawit, maka dapat dipastikan pertumbuhan dan produksi kelapa sawit menjadi lebih optimal

Syarat tumbuh kelapa sawit yaitu lahan yang memiliki iklim dan jenis tanah yang sesuai. Yaitu lahan budidaya kelapa sawit yang seperti berikut :
  • Memiliki pH tanah 4,0 - 6,5
  • Subur
  • Gembur
  • Memiliki curah hujan 2500 - 3000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun
  • Suhu 25°- 27°C dengan lama penyinaran 5 - 7 jam/hari.
Jika para sahabat petani dapat memenuhi syarat tumbuh kelapa sawit, maka dapat dipastikan hasil yang diraih akan menjadi lebih optimal.


2. Gunakan Bibit Sawit Unggul


Setelah memenuhi syarat tumbuh kelapa sawit, maka langkah selanjutnya yaitu dengan menggunakan bibit sawit unggul. Dulur-dulur bisa memperoleh bibit sawit melalui lembaga pemerintah ataupun dengan membeli langsung melalui toko bibit pertanian terdekat.

Namun pastikan bibit yang para sahabat bisa pilih yaitu bibit sawit unggul. Ini adalah ciri-ciri bibit sawit unggul:
A. Tunas Berwarna Putih
Hal pertama yang perlu dulur-dulur perhatikan yaitu mata tunas sawit. Bibit sawit unggul memiliki mata tunas yang normal dan berwarna putih bersih.

Jika bibit sawit bewarna kecoklatan atau bahkan kehitaman, sebaiknya para sahabat mencurigai bahwa bibit kelapa sawit itu bukanlah bibit sawit kualitas unggul.

B. Daun Melebar
Bibit sawit unggul memiliki anak daun yang melebar dan tidak kusut. Bibit sawit yang unggul tidak memiliki anak daun yang menggulung.

C. Tempurung Berwarna Hitam
Bibit sawit unggul memiliki tempurung yang berwarna hitam gelap. Selain itu, tempurung pada bibit sawit unggul tidak mengalami keretakan atau kerusakan.

D. Kondisi Akar
Akar pada bibit sawit unggul justru tidak terlalu panjang. Akar pada bibit sawit unggul yaitu memiliki panjang 2 sampai 3cm.

Selain panjang akar, keadaan akar bibit sawit unggul masih terlihat segar, tidak kering. Memiliki warna calon akar yang kekuning-kuningan mendekati hijau.

E. Kondisi Batang Bibit Sawit
Kondisi batang bibit sawit unggul yaitu memiliki ukuran yang pendek dan gemuk. Karena batang yang pendek dan gemuk akan jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan batang yang tinggi dan kurus.

Pada umumnya, batang bibit sawit yang tinggi dan kurus akan mudah sekali patah sebelum masuk masa pertumbuhan. Selain itu ukuran batang pada bibit sawit unggul yaitu antara 2 sampai 3 meter.

Ciri-ciri bibit sawit unggul diatas pada umumnya bisa digunakan untuk memilih bibit sawit unggul jenis apa saja. Baik jenis sawit tenera, dura, ataupun bibit sawit yang liar.


3. Pola Tanam & Jarak Tanam Kelapa Sawit Yang Tepat
Pola tanam kelapa sawit perlu diperhatikan karena berkaitan dengan efektifitas penggunaan lahan. Pola tanam segitiga sama sisi merupakan pola tanam yang paling efektif di areal datar, sehingga untuk areal bergelombang/berbukit perlu dilakukan “viol linning” untuk mempertahankan jumlah populasi per hektarnya dengan tetap memperhatikan tingkat kesuburan.

Apa yang Kami lakukan aplikasi pemupukan kelapa sawit yang sudah terbukti di beberapa daerah itu adalah dengan menggunakan pupuk organik khusus kelapa sawit yang terbaik yaitu Paket Lengkap Pupuk Sawit Nasa.

Paket Lengkap Pupuk Organik Nasa yang digunakan adalah :
  1. POWER NUTRITION
  2. SUPER GRANULE 
  3. POC NASA 
  4. HORMONIK
  5. FRUITOP SUPER
Dengan pemupukan paket lengkap yang terbaik Kami ini sudah terbuktimampu membantu banyak petani sawit. Dengan harga yang sangat murah dan sekaligus bebas ongkos kirim (sesuai ketentuan) tentu akan sangat menguntungkan bagi para petani sawit dimanapun berada.

Pemberian hormon buah (Hormonik) - pupuk semprot buah (Fruitop) sebagai tambahan pupuk utama terbukti mampu meningkatkan hasil percepatan pembungaan dan pembuahan sawit sejak usia dini dimana hasil buah akan terlihat lebih segar dan berbobot.

4. Waktu Tanam yang Tepat
Tidak ada waktu tanam yang baku untuk dijadikan patokan dalam budidaya kelapa sawit. Jadi waktu tanam yang tepat dalam budidaya kelapa sawit adalah jika umur bibit sawit siap tanam dan lahan budidaya telah tersedia

5. Pemeliharaan Dalam Budidaya Kelapa Sawit
Setelah ditanam, pohon kelapa sawit juga harus dirawat agar produksi budidaya kelapa sawit menjadi optimal. Ada 3 proses pemeliharaan pada budidaya kelapa sawit, yaitu :

A. Penyulaman dan penjarangan
Jika terdapat bibit yang memiliki pertumbuhan tidak normal, terkena penyakit atau bahkan mati, maka bibit sawit tersebut harus disulam. Penyulaman dilakukan ketika bibit berumur 10 hingga 14 bulan.

B. Penyiangan
Penyiangan yaitu membersihkan gulma yang tumbuh disekitar tanaman kelapa sawit. Gulma merupakan tanaman pengganggu yang dapat mengambil nutrisi dan makanan pokok tanaman sawit, sehingga tanaman sawit akan tumbuh tidak maksimal.
Maka sebaiknya kendalikan gulma secara baik.

C. Pemupukan Kelapa Sawit
Pemupukan kelapa sawit merupakan kegiatan perawatan budidaya kelapa sawit yang bertujuan untuk memberikan makanan pada tanaman sawit. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan cara yang baik agar budidaya kelapa sawit dapat maksimal.

Pemupukan kelapa sawit juga dilakukan sesuai umur, dengan menggunakan setengah dari dosis pupuk kimia ditambah pupuk lengkap Organik NASA spesialis tanaman perkebunan.

Diskusi Singkat :
Banyak sekali petani sawit yang ingin memiliki hasil buah sawit yang besar dan lebat, atau banyak petani sawit yang ingin tanahnya subur hanya dalam waktu yang singkat atau instant. Maksudnya ingin mendapatkan semuanya hanya 1 bulan saja sejak pemupukan pertama.

Sebelumnya, Kami perlu memberi tahukan bahwa dengan kualitas dan kapasitas Paket Lengkap Pupuk Sawit Kami ini sudah mampu memberikan hasil positif bagi banyak pihak terutama para petani sawit. Tetapi memang perlu proses antara 1 - 2 bulan sejak pemupukan pertama yang Anda lakukan.
Pertimbangannya adalah Tanah lahan yang selama puluhan tahun HANYA DIBERIKAN PEMUPUKAN menggunakan pupuk kimia (makro) saja tentu akan membunuh mikroorganisme dalam tanah dan mengurangi kesuburan tanah lahan tanam yaitu berupa tanah menjadi lebih keras setiap hari. Dan hanya gembur selama 1- 5 hari saja sejak pemupukan kimia (makro) yang Anda berikan, lalu setelah 5 hari setelah pemupukan kondisi tanah tersebut pasti akan mengeras lagi. 

Kondisi tersebut dikarenakan tanah lahan sebenarnya membutuhkan komposisi pemupukan yang lengkap dan seimbang yaitu pupuk makro (kimia) dan pupuk mikro (organik). Dan pupuk organik bekerja membutuhkan proses sekitar 1 - 3 bulan setelah pemupukan pertama yang ditandai dengan :
  • Perubahan warna daun yang lebih hijau dan segar daripada sebelumnya
  • Kondisi tanah yang lebih gembur dan tidak keras
  • Warna tanah yang lebih gelap subur daripada sebelumnya
  • Pertumbuhan buah dan batang yang terlihat lebih bagus
  • Dan beberapa perubahan lain yang terlihat jelas dan dapat dirasakan oleh para petani sawit
Setelah proses pemupukan organik pertama, untuk proses pemupukan kedua dan selanjutnya hasil dari pupuk organik akan langsung terlihat 1 - 2 hari pertama dan begitupun setelah proses pemupukan ketiga dan selanjutnya.
Sungguh sangat menguntungkan dan sangat bagus. 
Apalagi Paket Lengkap Pupuk Sawit produk Kami ini sangat hemat dan sangat murah karena hanya melakukan 2 kali pemupukan ditahun pertama, ditahun kedua dan ketiga hanya 1 kali pemupukan, lalu ditahun ke empat s/d tahun ke enam tidak perlu dilakukan pemupukan lagi. Tetapi sangat dijamin hasil buah sawit sangat bagus, lebat, sehat tanpa trek dan ukuran lebih besar.  

Berikut adalah tahapan pemupukan sawit yang baik dan terbukti ampuh hasilnya. 
A) Bersihkan terlebih dahulu “piringan” pada tanaman kelapa sawit dari rumput dan alang-alang. Sebab, hal ini bermanfaat bagi pohon kelapa sawit dan tandan buah sawit. Sehingga pemupukan kelapa sawit yang akan dilakukan bisa berjalan mulus dan meresap maksimal ke dalam pohon kelapa sawitnya.
B) Khusus untuk areal datar, pupuk ditabur merata 0,5 m dari pohon kelapa sawit sampai pinggiran melingkar. Lakukan hal yang sama untuk semua pohon kelapa sawit yang berada di area datar tersebut secara merata.
C) Tempat penyebaran pupuk adalah tempat pupuk ditaburkan. Artinya jangan menyebarkan pupuk yang bukan semestinya atau tidak ditempatnya, karena akan mempengaruhi proses pemupukan kelapa sawit yang dilakukan.
D) Jika terdapat jenis pupuk yang tidak boleh dicampur. Sebaiknya tempat penaburannya dipisahkan dan diberi jarak sekitar 12 hari antara satu pupuk dengan pupuk yang lainnya.
E) Pupuk dianjurkan untuk disebarkan pada pohon kelapa sawit yang memiliki akar-akar rambut paling banyak. Letaknya kira-kira dekat mahkota daun bagian yang terluar dari kelapa sawit.
F) Pemupukan kelapa sawit yang akan disebarkan haruslah benar-benar berbentuk remah, bukan gumpalan-gumpalan seperti yang terdapat pada pupuk Urea dan lain sebagainya. Jadi sebelum melakukan pemupukan kelapa sawit, perhatikan pupuknya jika sudah berbentuk remah baru boleh disebarkan, tetapi jika belum, gumpalan pupuk harus kita hancurkan menjadi remah.
G) Gunakanlah selalu alat takaran pemupukan kelapa sawit supaya dosis pemupukan bisa tepat dalam penggunaannya. Pupuk memang baik untuk merangsang pertumbuhan buah kelapa sawit, tetapi jika berlebihan bukannya baik malah akan berakibat buruk.


Tempat Penaburan Pupuk pada Kelapa Sawit
Tempat untuk menabur pupuk atau lokasi yang dipilih sebagai tempat untuk melakukan pemupukan kelapa sawit adalah sebagai berikut:
  • Bokoran
  • Ujung bokoran
  • Ujung pelepah
Cara Pemupukan Kelapa Sawit Yang Paling Bagus
Pemupukan untuk kelapa sawit yang terbaik dan sudah terbukti bagus hasilnya dalam mengatasi / mencegah buah pasir ataupun kurang produktivitas berbuah tanaman sawit bisa melalui berbagai cara.

Cara Pemupukan Sawit :

  1. Top dressing, disebar dari atau langsung ditabur di atas tanah.
  2. Furrow application, di dalam rorak-rorak atau di pinggir guludan.
  3. Rorak atau guludan adalah gundukan dan saluran air.
  4. Sub Soil placement, memupuk dengan cara dibenam.
  5. Soil injection, dimasukkan dalam tanah dalam bentuk cairan.
  6. Stem injection, dimasukkan ke dalam batang.
  7. Nutritional spray, memupuk melalui daun.
6. Pengendalian Hama Penyakit Kelapa Sawit
Hama dan penyakit merupakan kendala yang dihadapi oleh pelaku budidaya kelapa sawit. Serangan hama dan penyakit dapat membuat kelapa sawit tidak berproduksi secara maksimal, bahkan akan membuat kelapa sawit gagal panen.

Agar hasil budidaya kelapa sawit menjadi maksimal, dulur-dulur harus segera membasmi dan mengendalikan hama penyakit. Berikut adalah hama dan penyakit yang menyerang tanaman kelapa sawit.

Hama Kelapa Sawit

A. Hama Ulat


Banyak sekali jenis hama ulat, namun pada umumnya hama ulat yang menyerang tanaman kelapa sawit yaitu hama ulat kantung dan ulat api. Ulat kantung dan ulat api menyerang bagian daun kelapa sawit.

Serangan ulat ini dapat membuat daun berlubang hingga daun habis yang tersisa hanya tulang daun. Tentu saja hal ini dapat menurunkan produktivitas budidaya kelapa sawit hingga 60%.

Jika jumlah ulat ini mencapai 5 hingga 10 /pelepah, maka sudah harus dikendalikan karena sudah memasuki populasi yang kritis.


B. Hama Kumbang
Pada umumnya hama kumbang yang menyerang tanaman kelapa sawit yaitu Oryctec Rhinoceros. Kumbang ini menjadi hama kelapa saat saat fase larva.

Pada saat fase larva, kumbang ini akan memakan daun muda yang mengakibatkan daun berbentuk seperti segitiga pada saat dewasa. Hama kumbang ini dapat menurunkan produksi tandan buah segar (TBS) hingga 69% ditahun pertama.

Pengendalian hama kumbang dapat dilakukan dengan menggunakan feromon sebagai penarik serangga. Kemudian kumbang yang terkumpul dapat dibunih secara langsung.


C. Hama Tikus
Hama tikus yang menyerang budidaya kelapa sawit yaitu tikus pohon (Rattus tiomanicus). Tikus akan membuat lubang pada buah yang telah masak.

Pengendalian hama tikus dapat menggunakan musuh alami dari tikus itu sendiri yaitu burung hantu (Tyto alba). Pengendalian musuh alami hama tikus ini merupakan cara yang efektif dan ekonomis dalam mengendalikan hama tikus.

Penyakit Kelapa Sawit
A. Penyakit Akar / Busuk Akar

Penyakit akar atau Blast disease disebabkan oleh cendawan / jamur Rizoctonia lamellifera dan Phytium sp. Penyakit ini menyerang sistem perakaran tanaman kelapa sawit yang dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

Jika akar tanaman membusuk, maka fungsi akar tidak akan optimal. Hal ini dapat mengakibatkan tanaman kelapa sawit mengalami pertumbuhan yang tidak normal bahkan lama kelamaan akan mati.

Upaya pencegahan penyakit busuk akar yaitu dengan melakukan budidaya kelapa baik yang benar. Ikuti cara budidaya kelapa sawit pada artikel yang kami berikan.

B. Penyakit Busuk Pangkal Batang
Penyakit Busuk pangkal batang atau Ganoderma disebakan oleh jamur Ganoderma applanatum, Ganoderma lucidu, dan Ganoderma pseudofferum. Penyakit ini menyerang pangkal batang tanaman kelapa sawit yang dapat membuat membusuk dan lunak.

Penyakit busuk batang dapat menular ketanaman lainnya jika akarnya bersentuhan dengan tanaman yang terinfeksi.

Upaya pencegahan penyakit ini adalah dengan membersihkan lahan dari sisa-sia pelapukan kayu.

7. Panen Buah Sawit
Tahap terakhir dari budidaya kelapa sawit yaitu pemanenan kelapa sawit. Pada umumnya kelapa sawit mulai berbuah setelah umur 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan.

Buah sawit dapat dipanen ketika berumur 31 bulan. Namun tidak semua buah kelapa sawit bisa dipanen secara bersamaan. Jika dulur-dulur memetik buah sawit sebelum waktu panen, maka kelapa sawit tidak akan menghasilkan kualitas produk yang baik kedepannya.

Buah sawit yang baik untuk dipanen yaitu buah sawit pada tingkat fraksi dua, dengan ciri-ciri :
  • Terdapat 6 hingga 10 brondolan di piringan
  • Buah sawit berubah warna dari kuning menjadi oranye
  • Sebanyak 25% s/d 75% buah luar membrondol
Demikian cara budidaya kelapa sawit yang menguntungkan mulai awal hingga persiapan hingga panen, diharapkan kestabilan produksi dapat dipertahankan atau bahkan justru lebih ditingkatkan hasil panen buahnya. 
Pada akhirnya Indonesia akan tetap menjadi produsen utama minyak kelapa sawit di seluruh dunia.

Jika para sahabat memiliki permasalahan dan kendala dalam budidaya kelapa sawit yang baik dan agar meningkatkan hasil panen, kita dapat diskusi secara langsung melalui kolom komentar, livechat ataupun melalui whatsapp kami.

Hotline Whatsapp kami di :
  • 0822 2151 6031
  • 0812 2738 2748 
Untuk lebih mudah, silahkan klik tombol Whatsapp dibawah.

Semoga Bermanfaat dan Salam Sukses Budidaya Sawit.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pupuk pembesar Buah Sawit Terbukti Bagus Panen Meningkat"

Posting Komentar