hiderblog

hiderblog

Cara Pemupukan Tanaman Buah Yang Paling Ampuh - Power Nutrition Buah


Segala jenis Tanaman Buah-Buahan Tahunan Seperti Mangga, Durian, Kelengkeng, Jeruk, Lada, Panili, Kelapa Sawit, Cokelat, dll. Akan Tetapi Bagus Juga utk di aplikasikan Pada Tanaman Buah-Buahan Semusim Seperti Melon, Cabai, Tomat, Alpukat, dll. Bahkan untuk tanaman pangan seperti padi, ketela, jagung,dll yang biasanya mengalami berbagai kendala yang membuat rugi karena hal hal berikut ini :
  • Penurunan kualitas buah
  • Berkurangnya rasa manis buah yang dihasilkan
  • Penurunan jumlah produksi buah
  • Sudah lama belum pernah berbuah
  • Bunga selalu rontok sebelum berbuah
  • Umur tanaman buah sudah tua (diatas 20 tahun) dan tidak berbuah lagi
  • Buah selalu rontok sebelum besar dan matang
  • Dan beberapa kendala lain

Untuk segala jenis tanaman buah yang belum berbuah atau yang sudah berumur tua, tanaman buah sudah lama tidak produktif berbuah lagi, dan untuk mengatasi semua kendala diatas, sebaiknya dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk khusus buah sebagai tamabahan pupuk standart yang biasa dilakukan oleh para pembudidaya. 
Urutan proses pemupukan segala jenis tanaman buah untuk bisa berbuah lagi itu sebenarnya ada 2 cara yang baik, yaitu : 
1. Pemupukan Standart
2. Pemupukan Lengkap

Mari Kita bahas satu persatu apa saja kelebihan dan kekurangan kedua jenis pemupukan ini.

1. Proses Pemupukan Standart
Proses Pemupukan yang diawali dari pupuk kandang matang, NPK, Phospat dan Kalium (P,K) dan KCL. Ini adalah pemupukan standar yang biasa dilakukan oleh para petani. 

Pupuk Kandang bisa diperoleh dari kotoran hewan, baik itu sapi, kambing, ayam, dan sebagainya. Untuk tanaman pada masa pertumbuhan, pupuk yang dibutuhkan adalah pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi dan itu terdapat pada kotoran sapi, sedangkan kotoran unggas seperti ayam dan itik banyak mengandung kalium. Satu bulan setelah pengaplikasian pupuk kandang, biasanya akar-akar serabut akan terbentuk. Jika belum terbentuk sebaiknya berikan lagi pupuk kandang matang, UREA dan NPK.

Setelah tumbuh akar serabut segera aplikasikan pupuk NPK 16:16:16, akan tetapi jika satu bulan belum tumbuh akar serabut maka ditunggu terlebih dahulu 1 - 2 minggu  hingga akar serabut tumbuh. Pupuk NPK merupakan pupuk majemuk / pupuk makro atau pupuk kimia dengan kandungan unsur hara yang lengkap diantaranya adalah terdapat kandungan unsur nitrogen, phospat, kalium dan unsur mikro lainnya seperti boron, belerang, magnesium dan sebagainya.

Setelah pengaplikasian pupuk NPK, jika tanaman dirasa sudah pantas untuk dibuahkan, maka kita bisa merangsang pembungaannya dengan mengaplikasikan pupuk dengan kandungan phospat dan kalium (P,K). Phospat berfungsi untuk merangsang pembungaan tanaman, sedangkan kalium berfungsi untuk memperkuat bunga dan bakal buah agar tidak rontok. Atau jika hanya ingin merangsang pembungaannya saja maka gunakanlah pupuk dengan kandungan P atau phospat saja. Jadi pada umumnya pupuk dengan kandungan P dan K diberikan hingga tanaman terangsang untuk berbunga dan jika tanaman sudah berbunga hentikan pemupukan terlebih dahulu, jangan terburu-buru diberikan pupuk kalium karena dikhawatirkan bunga akan rontok.

Sedangkan pupuk dengan kandungan K atau kalium diberikan setelah buah seukuran ibu jari tangan, pupuk ini berfungsi untuk memperbesar buah dan memaniskannya. Setelah buah sebesar ibu jari hingga menjelang panen, pemberian pupuk kalium dilakukan secara rutin hingga 10 - 20 hari sebelum panen.

Kelemahan :
Hasil buahnya bagus meskipun waktunya tidak instan alias lama untuk muncul buah. Kondisi tanah setelah panen menjadi tanah yang keras dan kehilangan kesuburan karena efek dari penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Langkah mengantisipasinya adalah dilakukan pengolahan tanah media tanam dengan bajak dan diberikan pupuk kandang lagi.
Pemberian pupuk kandang dengan dosis yang jauh lebih banyak dari pemberian yang pertama kali akan sangat baik untuk diaplikasikan pada tanaman setelah dilakukan pemanenan atau sebagai awal pemupukan pada tanaman yang belum pernah berbuah. Sedikit lebih boros.

Hasil buah pada proses penanaman selanjutnya biasanya belum tentu seperti hasil yang panen pertama. Hal ini dikarenakan unsur hara dan segala mineral esensial dalam tanah sudah terurai oleh pupuk kimia yang diberikan pada proses pemupukan budidaya sebelumnya.

Dengan pemupukan standar ini sebenarnya lebih banyak menghabiskan tenaga, waktu dan biaya.

2. Proses Pemupukan Lengkap



Proses pemupukan ini diawali dengan pemberian pupuk makro dan mikro secara lebih lengkap. Seperti yang dibutuhkan oleh tanah dan juga oleh tanaman buah.
Tanah media tanam segala jenis tanaman buah terdiri dari unsur hara, mineral, vitamin, nutrisi, oksigen dan segala kebutuhan unsur makro mikro yang seimbang agar kondisi tanah selalu gembur subur. pupuk makro didapatkan dari pupuk kimia seperti NPK, UREA, KCL, SP-36, dll. Sedangkan pupuk mikro didapatkan dari pupuk organik. Pupuk organik yang baik itu adalah pupuk yang mampu mengurangi pemakaian pupuk kimia sebesar 80%. Sehingga kondisi tanah sangat sehat dan gembur karena terjadi keseimbangan unsur hara dan kandungannya.

Ada banyak pupuk organik di pasaran, tetapi kami sangat menyarankan penggunaan pupuk organik terbaik yang sudah lengkap semua kandungannya. Pupuk organik terbaik untuk buah itu sebenarnya ada 4 macam yaitu :
  • POWER NUTRITION
  • SUPERNASA
  • POC NASA
  • HORMONIK

Untuk pupuk buah segala jenis tanaman buah paling bagus dan paling lengkap adalah POWER NUTRITION Buah dari Nasa. Dan saat ini Kita akan membongkar pupuk buah POWER NUTRITION dan juga cara pemupukan yang terbaik agar hasil buah selalu meningkat tiap musim dan kondisi tanah media tanam selalu gembur juga tidak keras seperti pada pemupukan standart.

POWER NUTRITION dibuat dari bahan alami (organik) pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan mekanisme teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3 sehingga langsung dapat dimanfaatkan jaringan tanaman. 
POWER NUTRITION merupakan nutrisi khusus yang di formulasikan untuk mempercepat pertumbuhan bunga dan buah, selain itu juga dapat menyembuhkan penyakit pada tanaman apabila sudah terinfeksi oleh penyakit khusus. Manfaat yang paling penting adalah mampu meningkatkan kualitas buah dari segi (rasa, warna, keawetan, dan aroma). Dapat meningkatkan laju pertumbuhan bunga dan buah.

POWER NUTRITION dari NASA adalah nutrisi lengkap khusus untuk tanaman buah. POWER NUTRITION dibuat dari bahan alami (organik) pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan mekanisme teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3 sehingga langsung dapat dimanfaatkan jaringan tanaman. 
POWER NUTRITION secara umum mempunyai fungsi : 
  • Memperbanyak buah dan membantu pembuahan di luar musim (iklim tidak ekstrim, air cukup, hama penyakit normal).
  • Memperbaiki dan mempercapat pertumbuhan tanaman. 
  • Meningkatkan daya tahan tubuh tamaman. 
  • Meningkatkan kualitas (rasa, warna, aroma) buah. 
  • Meningkatkan keawetan hasil panen. 
  • Mengurangi penggunaan pupuk NPK hingga + 75%-90%. 
  • Melarutkan sisa (residu) pupuk kimia dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan tanaman lagi. 
  • Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah.

Dibuat Khusus di aplikasikan untuk Tanaman Buah-Buahan Tahunan Seperti Mangga, Durian, Kelengkeng, Jeruk, Lada, Panili, Kelapa Sawit, Coklat, dll. Akan Tetapi Bagus Juga utk di aplikasikan Pada Tanaman Buah-Buahan Semusim Seperti Melon, Cabai, Tomat, Alpukat, dll.

CARA PENGGUNAAN POWER NUTRITION BUAH :
1. Larutkan Pupuk Power Didalam Air secukupnya.
2. Siramkan Campuran Air ke Sekeliling Batang Tanaman.
3. Lakukan Pemupukan 2-4 Bulan Sekali.
4. Pada Musim Kemarau, Siramlah Pohon dgn Air 2-4 Kali (Interval 1 Minggu Sekali) Setelah 1 Minggu Aplikasi Power.
5. Pupuk Makro (N, P dan K) Dapat Dikurangi 75%-90%.

Cara Pemupukan Tanaman Buah Agar Hasil Meningkat
Ada beberapa cara pemupukan tanaman yang biasa dilakukan , yaitu :

1. Sistem Broadcast (Penyebaran)
Pemupukan dengan cara disebar dilakukan apabila jarak tanam rapat dan teratur dalam barisan, contohnya tanaman padi. Selain itu cara ini cocok dilakukan untuk tanaman yang mempunyai akar dangkal, tanah cukup subur, dan dosis tinggi atau takaran pemupukan yang banyak. Cara ini dapat pula dilakukan pada waktu pengolahan lahan dengan memberikan Pupuk Kandang, NPK, UREA, DOLOMIT, POWER NUTRITION dan SUPERNASA sebelum tanam tanaman buah pada tanah area tanam.

Pemupukan sebaiknya dengan dosis berikut (Untuk luas lahan 100 m)
- Pupuk Kandang 10- 15 Kg
- NPK 2 - 5 Kg
- Urea 2 - 3 Kg
- Power Nutrition 10 - 15 sdm 
- Supernasa 10 sdm
- Dolomit 10 - 15 Kg
- Khusus Urea - Power Nutrition - Supernasa sebaiknya dilarutkan dengan air 15 s/d 20 liter

Keuntungan yaitu lebih hemat waktu dan tenaga kerja serta mudah diaplikasikan untuk pemupukan tanaman budidaya.
Kelemahan pemupukan secara disebar ialah berpotensi terjadinya penguapan pupuk menjadi bentuk gas ammonia sehingga kandungan pupuk yang disebarkan tidak terserap sempurna oleh tanaman buah yang di budidayakan dan memacu pertumbuhan gulma.

2. Sistem Ring Placement (Penaburan)
Pupuk ditaburkan di antara baris tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah. Proses pemupukan ini biasanya digunakan untuk tanaman tahunan dengan ditaburkan melingkari tanaman dengan jarak tegak lurus daun terjauh (tajuk daun) dan ditutup kembali dengan tanah. Cara ini dapat dilakukan apabila jarak tanaman tidak rapat, kesuburan tanah rendah dan perkembangan akar tanaman yang sedikit.

Untuk pemupukan ini sebaiknya segala pupuk yang sudah disiapkan sebelumnya di larutkan jadi satu adonan. 

Keuntungan aplikasi secara larikan atau barisan ialah pengambilan hara pupuk oleh tanaman lebih mudah dan kehilangan hara pupuk dapat di kurangi, 
Kelemahan aplikasi ini kesuburan tanah rendah jika jumlah pupuk sedikit dan persebaran pupuk tidak merata.



3. Sistem Spot Placement (Penanaman)
Caranya di samping tanaman dibuat lubang sedalam kurang lebih 5 - 10 cm, kemudian pupuk dimasukkan ke dalam lubang tersebut, setelah itu ditutup dengan tanah. Aplikasi pupuk secara penanaman dapat dilakukan apabila jarak tanam cukup lebar. Pemupukan model ini kebanyakan dilakukan di wilayah dengan siklus musim hujan yang tinggi agar pupuk yang diberikan tadi tidak tersapu oleh air.

Untuk pemupukan ini sebaiknya segala pupuk yang sudah disiapkan sebelumnya di larutkan jadi satu adonan. Lalu dimasukkan kedalam lobang sebelah batang tanaman. Sebaiknya lobang di buat 4 penjuru mata angin.

Keuntungan memberi pupuk secara spot placement yaitu pupuk tidak mudah menguap dan aplikasi langsung ke dalam tanah dekat dengan akar tanaman.
Kelemahannya ialah waktu yang diperlukan cukup lama, takaran pupuk diatur agar seragam tiap lubangnya.


4. Sistem Pemupukan Lewat Daun (Penyemprotan)
yaitu pupuk yang dilarutkan ke dalam air dengan konsentrasi sangat rendah kemudian disemprotkan langsung kepada daun dengan alat penyemprot biasa seperti hand sprayer. Jika area budidaya lebih luas, dapat digunakan knapsact sparayer. Aplikasi dilakukan untuk daun bagian bawah, agar nutrisi dapat mudah diserap oleh stomata daun.
Untuk pemupukan ini sebaiknya menggunakan pupuk cair yaitu HORMONIK dan POC NASA.

Dengan pemberian pupuk organik khusus buah POWER NUTRITION ini pada setiap tanaman buah, maka dijamin pertumbuhan buah akan terus terjaga produktivitasnya dan juga proses pembuahan akan lebih cepat daripada yang tidak menggunakan pupuk POWER NUTRITION.


Harga Pupuk POWER NUTRITION Buah Original Nasa ini :

  • 250 Gr  : Rp.   65.000,-
  • 500 Gr  : Rp. 115.000,-
  • 3 Kg     : Rp. 575.000,-
#Ket : 

  • 1 sdm POWER NUTRITION Setara dengan 5 Kg pupuk khusus buah
  • Pemesanan / Pembelian diatas 5 pupuk POWER NUTRITION ukuran 250 Gr Langsung Dapat Bonus 1 Hormon Buah


Untuk Konsultasi & Pemesanan , Silahkan Hubungi :
  • Nama              :  Agus Setiawan
  • No HP / WA    :  0822 2151 6031
  • No. ID NASA   :  N - 465572

Atau Silahkan KLIK Tombol Whatsapp Di Bawah Ini :



Pengiriman Paket Pesanan Pemesan langsung di packing di Kantor Pusat PT. Natural Nusantara dan Kemudian akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi yang sudah lama bekerja sama dengan kami, yaitu :
  • JNE
  • J&T
  • POS INDONESIA Kilat KHusus
  • WAHANA CARGO
  • INDAH CARGO
Dan Akan Selalu Kami Berikan Resi Bukti Pengiriman dari jasa ekspedisi yang digunakan kepada Setiap Pemesan sebagai Bukti Bahwa Produk Pesanannya Sudah Benar Benar Di kirimkan ke alamat pemesan.





No ID Resmi Nasa Kami Di Kantor Pusat Nasa

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Pemupukan Tanaman Buah Yang Paling Ampuh - Power Nutrition Buah"

Posting Komentar