hiderblog

hiderblog

Cara Menanam Sawi Hidroponik Yang Menguntungkan


Jaman Now 2020 ini banyak sekali halaman rumah tinggal di perkotaan yang sempit dan terkadang tidak pernah di gunakan sama sekali. Bahkan terkadang dijumpai sisa pekarangan yang kosong menjadi tempat sampah tidak erawat. Padahal jika kita bisa memiliki waktu setiap sore setelah pulang kerja, kita bisa menggunakan sisa pekarangan itu untuk budidaya tanaman sayuran dengan sistem hidroponik pakai pipa paralon bekas yang nantinya bisa menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga.

Yuk kita kepoin bagaimna cara menanam tanaman secara hidroponik yang menguntungkan.

Langkah-langkah pembuatan dan penanaman :


  • Lubangi pipa paralon sebesar diameter net pot. Jika Anda punya paralon yang lumayan panjang, beri jarak antar lubang yang satu dengan yang lain sebesar 15 cm. Gunanya agar tanaman Anda bisa tumbuh dengan bebas tanpa harus desak-desakkan.
  • Pada tahap ini Anda perlu alat tandon nutrisi, bisa pipa paralon, toples, botol bekas atau ember. Untuk artikel kali ini digunakan pipa paralon yang lebih kokoh.
  • Mula-mula lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
  • Tutuplah kedua ujung pipa dengan penutup atau styrofoam agar nutrisi tidak tumpah.
  • Larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml kedalam 1 liter air bersih.
  • Isi paralon dengan larutan nutrisi sebesar 1260-1680 ppm dengan pH 6,5.
  • Letakkan netpot yang telah berisi benih kedalam lubang paralon.
  • Rapikan paralon dalam rak.
  • Buat naungan agar terhindar dari paparan matahari langsung.
  • Setelah kira-kira seminggu, mulailah perkenalkan sinar matahari secara bertahap.
  • Tutup kedua ujung paralon dengan tutup khusus paralon. Atau jika Anda tidak punya tutup khusus paralon, Anda bisa menggunakan plastik. Tutup hingga air tidak bocor.
  • Isi paralon dengan air. Tambahkan nutrisi khusus tanaman hidroponik. Air yang diisi jangan terlalu penuh, nanti bisa meluap saat net pot dimasukkan ke dalam lubang pipa.
  • Tanam tanaman ke dalam cup menggunakan media tanam, seperti kerikil atau pelet tanah liat.
  • Masukkan net pot ke dalam lubang yang sudah terbentuk. Pastikan ujung atas net potnya tidak masuk ke dalam lubang paralon, agar tidak tenggelam.
  • Cek volume air secara berkala. Jika air sudah berkurang, tambahkan lagi.
  • Periksa juga akar tanaman secara berkala. Jika akarnya sudah terlalu lebat, Anda bisa mengguntingnya sedikit.
  • Pemupukan bisa menggunakan pupuk hormonik


Catatan:
Sebaiknya Anda menggunakan mesin gelembung udara (untuk akuarium). Fungsinya, agar nutrisi dalam air di dalam paralon tidak mengendap dan terjadi sirkulasi air yang baik.

Jika tidak ada mesin gelembung udara, coba untuk menggoyang-goyangkan paralon dengan lembut setiap harinya.
Atau kosongkan satu lubang. Jadikan lubang itu tempat untuk mengocok air. Kocoklah air menggunakan tongkat atau sendok.

Untuk pemula, pilih tanaman yang mudah tumbuh. Tanaman yang mudah tumbuh biasanya sayur-sayuran daun. Selada, kangkung, dan bayam adalah beberapa jenis tanaman sayur yang mudah tumbuh.

Agar tanaman cepat tumbuh, Anda bisa juga menambahkan lampu di atas paralon untuk menyinarinya di malam hari. Gunakan dudukan lampu meja belajar untuk menyinari setiap tanaman.


Perawatan dan Pemeliharaan

Teknik yang digunakan dalam penanam seledri kali ini yaitu wick system (sistem apung). Sehingga penting diperhatikan ketersediaan nutrisi dalam pipa. Cek paralon setiap hari, jika nutrisi berkurang segera tambahkan. Tingkatkan ppm nutrisi seiring pertumbuhan tanaman. Perlu diingat, jangan sampai larutan nutrisi menyentuh netpot. Berilah jarak sekitar 1 cm dibawah netpot.

Pengendalian Hama Penyakit

Agar memperoleh tanaman sawi yang sehat dan bebas residu bahan kimia, kendalikan hama penyakit secara teknis. Yaitu dengan cara memungut langsung hama yang menyerang dan meniadakan tanaman yang berpenyakit. Atau Anda dapat menggunakan pestisida nabati yang disemprotkan pada sawi.

Panen Sawi Hidroponik

Setelah masa tanam 1 hingga 1,5 bulan, Anda sudah dapat panen sawi. Pemanenan dapat diulang setiap 5-6 hari sekali. Caranya, cabut tanaman sawi dari netpot. Kemudian pipa paralon dan netpot dicuci bersih sehingga dapat Anda gunakan kembali untuk menanam. Anakan sawi yang ada bisa Anda tanam kembali dengan metode yang sama. Ketika Anda menanam sawi dengan banyak, jelas tidak hanya mencukupi kebutuhan pribadi. Namun bisa juga Anda jual dan menghasilkan uang. 

video cara budidaya hidroponik

Semoga bisa bermanfaat !

Hasil Kolabs antara Agus Setiawan TV dan Pak Raynchow


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menanam Sawi Hidroponik Yang Menguntungkan"

Posting Komentar