hiderblog

hiderblog

Cara Mengajarkan Anak Menggosok Gigi (Wajib Baca)



Kegiatan perawatan gigi memang sebaiknya dilakukan sejak anak usia dini, misal sejak mulai tumbuh gigi pada balita atau mulai umur 1 tahun. Tujuannya selain untuk mencegah risiko gigi berlubang adalah merangsang pertumbuhan gigi yang lain sehingga pertumbuhannya merata. Mengajarkan hal baru bagi anak terbilang gampang-gampang susah, sehingga Moms dan Bunda perlu melakukan trik khusus untuk membangun kebiasaan menggosok gigi pada anak Moms.

Coba Perhatikan beberapa cara ampuh mengajarkan rutinitas menggosok gigi pada anak ini :

1. Biarkan anak anak memilih pasta giginya kesukaannya sendiri
Untuk memulai mengajarkan menggosok gigi pada anak agar rutin, tahap pertama yang harus Moms lakukan adalah memilihkan alat menggosok gigi yang tepat bagi anak. Sikat gigi anak biasanya berwarna-warni dengan bentuk tokoh kartun yang lucu, bahkan ada yang bisa mengeluarkan bunyi saat bergerak / bergoyang. Pasta gigi anak juga biasanya memiliki rasa buah-buahan yang enak atau rasa permen karet yang memang sangat di sukai oleh anak kecil.

Biarkan anak memilih bentuk sikat gigi dan rasa pasta gigi yang disukainya agar rutinitas menggosok gigi lebih menyenangkan bagi anak.

Tugas Moms selanjutnya adalah memastikan bahwa pasta gigi yang dipilih anak Mos tadi benar benar pasta gigi untuk anak, berbahan herbal alami dan tidak mengandung kimia sedikitpun juga. Dan pasta gigi yang benar benar sudah berijin BPOM. Moms hati hati karena banyak produk pasta gigi "yang katanya" untuk anak kecil ternyata masih mengandung bahan kimiawi atau pemutih dan perasa kimia.

2. Jangan mempermasalahkan cara anak menggosok gigi
Biasanya balita belum dapat menggosok gigi dengan teknik tepat dan benar seperti kita orang dewasa, contohnya tidak menggosok gigi hingga ke garis gusi dan membersihkan sisa-sisa makanan di celah-celah gigi. Bahkan tidak menggunakan cara yang memutar atau naik turun. Sebaiknya Moms sebagai orang tua tidak perlu terlalu mempermasalahkan hal ini karena kebiasaan menggosok gigi adalah hal yang sangat baru bagi anak kecil.

Yang Moms ajarkan pada anak adalah cara bagaimana membangun kebiasaan menggosok gigi secara rutin yaitu pagi, sore dan malam hari menjelang tidur. Pelan pelan selalu ingatkan anak untuk menggosok giginya saat anak mandi dan setelah kebiasaan itu mulai terbentuk, maka Moms dapat mengajarkan teknik menggosok gigi yang tepat secara bertahap. Semakin banyak praktik menggosok gigi, teknik menggosok gigi dapat berkembang seiring berjalannya waktu bersama berkembangnya anak.

Yang perlu Moms perhatikan adalah pasta gigi anak yang anak gunakan tersebut apakah benar benar dipakai sesuai takaran atau malah kebanyakan. Sebab banyak anak yang membuat mainan pasta giginya karena kesukaan akan rasanya. Pastikan benar benar menggunakan produk pasta gigi herbal khusus balita dan anak kecil.

3. Mengevaluasi cara menggosok gigi anak
Mungkin Moms telah mengajarkan cara menggosok gigi yang baik dan benar, masalahnya belum tentu anak dapat mempraktikkannya sendiri sesuai cara yang Moms ajarkan tanpa pengawasan dari Moms. Tetapi jika Moms terlalu banyak menuntut agar anak melakukan apa yang sudah Moms ajarkan padanya, pasti anak juga tidak akan menyukainya bahkan malah tidak mau menggosok gigi lagi.

Sebaiknya, biarkan anak menggosok gigi sendiri ketika pagi hari dan temani anak menggosok gigi di malam hari sebelum tidur dan kemudian ngobrol malam di tempat tidur anak untuk mengevaluasi apakah teknik menggosok gigi anak telah benar atau belum. Pastikan si kecil menggosok gigi dengan benar seperti gerakan naik turun dan melingkar, serta membuatnya menyikat gigi 3 kali sehari.

Dan pastikan anak menggosok giginya terakhir malam hari sesudah makan atau sesaat sebelum tidur sehingga gigi anak benar benar bersih dan sehat. Untuk membantu agar gigi anak semakin sehat dan semakin bagus pertumbuhannya, sebaiknya gunakan produk pasta gigi herbal organik terbaik untuk balita dan anak kecil ya Moms.

4. Menggosok gigi bersama-sama
Ketika malam hari akan pergi tidur, anak mungkin telah terlalu lelah bermain dan tidak bersemangat untuk menggosok gigi. Nah saat inilah peran Moms sangat diperlukan agar kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur lebih menyenangkan bagi anak, jadikan kesempatan tersebut sebagai waktu menggosok gigi seluruh anggota keluarga.

Moms dapat membuat kompetisi kecil menggosok gigi terbersih agar anak lebih terpacu untuk menggosok gigi lebih bersih dan yang terbersih akan mendapat hadiah kecil.
Pastikan Moms dan Ayah menggunakan pasta gigi herbal khusus orang dewasa dan anak menggunakan pasta gigi herbal khusus anak yang memang sangat bagus untuk perkembangan gigi anak kecil.

Apakah Moms tahu kalau menggosok gigi yang ideal itu adalah selama 2 menit ?!
Para ahli kesehatan gigi dan dokter gigi menyatakan bahwa menggosok gigi yang baik adalah 2 menit dan dilakukan sampai ujung gusi terdalam dengan cara memutar, naik turun dan keluar masuk.

Cara mudah agar anak mampu menggosok gigi sesuai dengan durasi yang dianjurkan oleh dokter gigi adalah dengan memutar lagu yang berdurasi 2 menit. Pilihlah lagu anak-anak yang disukainya agar rutinitas menggosok gigi terasa lebih menyenangkan atau Moms bisa membuat perlombaan tadi.

5. Memuji anak akan kebersihan giginya
Setiap anak sangat menyukai pujian atas usaha yang telah dilakukannya, sehingga ketika anak selesai menggosok gigi, sebaiknya Moms berikan pujian tentang giginya yang bersih dan mulut bau wangi. Hal ini akan semakin mendorong anak untuk terus menjaga kebiasaannya menggosok gigi.

Ingat Moms, gunakan selalu pasta gigi khusus anak yang benar ebnar berbahan herbal organik alami yang benar benar tidak mengandung bahan kimiawi entah itu bahan pemutih, detejen, penambah rasa kimia, dll. Pakailah pasta gigi anak AYLA PASTA GIGI HERBAL ANAK.

Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat !

Harga AYLA Pasta Gigi Herbal Anak Rp. 40.000,- 

Untuk Info, Konsultasi dan Pemesanan AYLA Pasta Gigi Herbal Anak silahkan hubungi :


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mengajarkan Anak Menggosok Gigi (Wajib Baca)"

Posting Komentar